IBU, IJINKAN KUCIUM UJUNG JEMARI KAKIMU
Untukmu ibu,kutulis sajak sejuta magna,bahkan jika bisa seluruh hormat kuhaturkan,ijinkan kurebahkan lelahku penat,jauh diujung telapak kakimu,sebab tak pantas rasanya diri,jika berani berdiri sejajar dudukmu,ah,tak ada nyali tuk itu.....ya,dengan tata bahasa logat daerahku,ibu kupanggil dalam keakraban nande,bagaimana mesti kusimpul niat,jika hayatmu kini telah tammat,bagaimana kubalas hakikat,menghadirkanku didunia penuh hikmat,bahkan kerapkali ragamu penat,sebab polahku yang kerap bejat,tapi samudra kasih tak putus maaf,mengalir takzim ikhlas tak ada syarat,bahkan ketika diri penuh nista ,semerah bara hinanya jiwa raga,ketika semua insan mencibirkan membuang muka,ibu, pelukan damai kasihmu menenggelamkan semua alfaku,bagaimana semuanya itu bisa kubalas,jika diriku kini penuh ego, nafsu dunia fanamasih maukah kau memelukku ibu ?meski cuma sehelaan nafas,ijinkan kucium ujung jemari kakimu,agar layak kusebut anak....-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------------------------Makassar, Minggu siang. 13 Mei 2012 .Catatan bathin buatmu Ibu.-
(Sajak serat jiwa buatmu semua perempuan yang sudah, sedangmaupun yang akan dipanggil : ibu , tetaplah melapangkan hati supayadari sanubarimu mengalir cinta kasih nan tak kunjung kering, supaya bumidipenuhi kasih sayang nan indah, damai dan welas asih, by msembiring)http://ruangpekerjaseniclub.blogspot.com/2012/05/ibu-ijinkan-kucium-ujung-jemari-kakimu.htmlDiposkan oleh Ahmed El Hasby
Tidak ada komentar:
Posting Komentar